Manajemen Bencana FKN Laksanakan HKB di Lingkungan Unhan RI

By Ahmad Rajendra


Nusakini.com--Bogor--Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) Nasional yang diinisiasi oleh BNPB selaku leading sector dalam kebencanaan di Indonesia mengambil tema ‘Siap untuk Selamat’ dengan sub tema ‘Keluarga Tangguh Bencana Pilar Bangsa Menghadapi Bencana’, dimana kegiatan ini akan dilakukan serentak se Indonesia pada 26 April 2022. Dilansir dari website BNPB, BNPB mengajar seluruh warga dan instansi turut serta berpartisipasi aktif dalam pada puncak peringatan 26 April pukul 10.00 WIB dengan serentak membunyikan alarm seperti sirine, kentongan, dan lonceng, serta dilanjutkan dengan latihan evakuasi mandiri.

Hari ini (26/4), Prodi Manajemen Bencana Fakultas Keamanan Nasional Universitas Pertahanan RI turut berpartisipasi melaksanakan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) di lingkungan Unhan RI yang berlokasi di Kawasan IPSC Sentul, Sukahati, Kec. Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kegiatan yang diinisiasi oleh Prodi Manajemen Bencana ini dimulai tepat pada pukul 08.00 WIB. Kegiatan yang diikuti oleh 593 peserta ini terbagi atas dua kegiatan utama, yakni sosialisasi dan simulasi kejadian bencana.

Sosialisasi bencana berlangsung selama satu jam. Kegiatan ini berlangsung dari kelas ke kelas, diantaranya kelas kimia, biologi, fisika, teknik sipil, teknik informatika, teknik elektro, teknik mesin, dan farmasi. Setelah melakukan kegiatan sosialisasi kesiapsiagaan bencana di beberapa kelas, kegiatan HKB selanjutnya berpindah ke lapangan, ditandai dengan membunyikan sirine peringatan dini pada tepat 10.00 WIB, sesuai dengan arahan pembunyian alarm peringatan dini serentak BNPB.

Beberapa agenda kegiatan simulasi lapangan pada HKB di Unhan RI tahun 2022 ini diantaranya latihan penyelamatan diri dan evakuasi mandiri menuju titik kumpul yang langsung dilanjutkan dengan evaluasi secara umum terkait pelaksanaannya oleh dosen Unhan RI. Simulasi selanjutnya yakni simulasi pertolongan korban oleh petugas kesehatan klinik Unhan RI, latihan dan simulasi pemadaman api/kebakaran oleh instruktur dan petugas Kamdal Rumga Roum Unhan RI, serta latihan dan simulasi penggunaan pompa hydran di Gedung FMIPAM dan FKM Unhan RI.

Meskipun pelaksanaannya sejalan dengan ibadah puasa bagi peserta muslim, namun kegiatan ini tetap terlaksana dengan penuh antusias dan perhatian dari para cadet Unhan RI. Keflin, salah satu cadet dari Farmasi Unhan RI menyambut baik kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan ini memberikan ilmu tambahan tentang cara menanggulangi bencana dan jenis api dan cara memadamkannya dengan tepat. Menurutnya, kegiatan ini mampu meningkatkan tinggat kewaspadaan atau awareness di negara yang rawan bencana seperti Indonesia.

Testimoni lain datang dari Dinda Rahma dari Prodi Fisika. Menurutnya, sosialisasi sangat berguna sehingga para cadet atau pesertanya mampu menangani setiap kejadian sesuai SOP dengan lebih efektif dan tepat sehingga dapat mengurangi resiko bencana. Selain itu, menurutnya pelatihan ini cukup menarik karena peserta tidak hanya dibekali dengan teori semata, melainkan juga melakukan percobaan dan simulasi langsung di lapangan.

Winda, mahasiswa magister prodi Manajemen Bencana Unhan RI selaku fasilitator pada kegiatan HKB 2022 ini menuturkan perasaan senangnya akan antusiasme peserta dan pelaksanaan yang sangat lancar, serta kegiatan simulasi yang diikuti oleh banyak kadet.

“Diharapkan semua materi yang disampaikan dapat tersalurkan dengan baik dan semoga apa yang disampaikan dapat dimanfaatkan oleh para peserta untuk meningkatkan kapasitasnya dalam menghadapi bencana di kemudian hari.”

Terakhir, sesuai dengan tema yang diusung yakni siap untuk selamat, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas cadet dan peserta HKB 2022 di Unhan RI dalam menghadapi bencana yang seringkali terjadi secara tiba-tiba. Diharapkan bahwa hasil dari kegiatan ini tidak hanya berhenti di cadet dan lingkungan Unhan semata, melainkan para cadet/peserta HKB 2022 dapat memberikan edukasi di lingkungan maupun rumah tangga masing-masing, sejalan dengan sub tema KHB 2022 dari BNPB, ‘Keluarga Tangguh Bencana Pilar Bangsa Menghadapi Bencana’.(rilis)